7 Sistem Irigasi di Indonesia

7 Sistem Irigasi di Indonesia

Kontributor artikel : Bea

Ada banyak sekali sistem pengairan lahan persawahan di dunia. Namun, hanya ada beberapa sistem irigasi yang sudah diterapkan di Indonesia. Ini dia 7 sistem irigasi yang sudah dilakukan di Indonesia:

1. Irigasi Permukaan/ Irigasi Banjir

Irigasi dengan cara membendung sungai untuk dialirkan ke sawah & menciptakan pintu air untuk mengatur jumlah air yang mengalir ke lahan

Screen Shot 2016-06-03 at 4.05.51 PM.png

2. Irigasi Tradisional Ember

Irigasi yang memerlukan tenaga manusia paling banyak karena memakai ember untuk mengambil air ke sawah

Screen Shot 2016-06-03 at 4.07.41 PM.png

3. Irigasi Penyemprotan

Pengairan dengan memakai semprotan putar atau sprinkler untuk menyemproti tanaman dari atas

Screen Shot 2016-06-03 at 4.10.45 PM.png

4. Irigasi Lokal

Irigasi dengan menggunakan pipa untuk mengairi lahan mulai dari lahan tertinggi menuju ke lahan terendah

Screen Shot 2016-06-03 at 4.26.42 PM.png

5. Irigasi Subak

Pengairan yang memerlukan adanya bendungan air, parit, & alat untuk mengalirkan air ke sawah

Screen Shot 2016-06-03 at 4.27.18 PM.png

6. Irigasi Pompa Air

Pengairan dengan memakai air hasil pompa dari sumur dan dinaikkan dengan pompa air kemudian dialirkan ke lahan menggunakan pipa air

Screen Shot 2016-06-03 at 4.29.27 PM.png

7. Irigasi Pasang-Surut

Air tawar yang diperoleh untuk pengairan adalah hasil dari permukaan masa pasang air laut

Screen Shot 2016-06-03 at 4.31.24 PM.png

 

Semua macam irigasi ini cocok dengan berbagai macam lahan di Indonesia hanya saja harus disesuaikan dengan keadaan lingkungan & bahan-bahan yang tersedia di sekitar Anda. Berikan kesegaran pada tanaman melalui sistem irigasi yang tepat!

Sumber foto ( paling atas ) : dnr.wi.gov

Copyright ©2016 PT. Salimas Citra Kencana.  All rights reserved.